Selayaknya permata, yang paham nilainya hanyalah pemilik dan para ahli batu mulia. Di mata yang awam, permata tak lebih dari seonggok batu biasa.
Pun
Taman Baca Mumtaza, gerakan literasi ini boleh jadi dianggap angin lalu,
disangka tiada berguna. Berbeda jauh dengan cafe kopi, mall, atau
tempat olahraga.
#TamanBacaMumtaza
No comments:
Post a Comment