Dek, nikah itu tak selancar dongeng-dongeng disney. Tak seindah cerita-cerita peri. Di dunia kita, pernikahan tak hanya masalah happily ever after. Perlu sabar saat dilukai, perlu sabar waktu dikhianati, pun harus sabar tatkala bertahun menanti. Dan kau pastinya tak bisa bertanya hal tersebut pada cinderella bukan? Atau sedikit mengadu pada putri salju? Duh.. Mana bisa.
Tapi tenanglah, ada kisah pernikahan yg bisa menjadi gambaran. Bukan hanya kiasan, melainkan jalan hidup betulan. Tempatnya betulan ada, kesulitannya betulan ada, tokohnya pun memang benar-benar ada. Malah bisa jadi kau ternyata berada di kota yg sama. Ia ditulis dengan kalimat yg mudah dicerna, dan beragam pula cerita-ceritanya. Tak percaya? Coba baca saja.. "Ya Allah, Izinkan Kami Menikah" Insya Allah masih tersedia di toko-toko buku Gramedia. Jangan sampai kehabisan ya..

No comments:
Post a Comment