19/04/2024

Takjil

Ketika di hadapanku terhidang air dan kurma, 
batin berbisik sekaligus bertanya.
Mereka yang jauh berada disana,
dengan apa menu takjilnya?
 
Tatkala di gelasku terisi kolak,
hati dan jiwaku justru bergolak.
Jika bom Israel tetiba menghantam telak,
akankah mereka mampu mengelak?
 
Disini, di kamar yang tenang ini, 
anakku bisa pulas tertidur.
Setelah sebelumnya berpesan, 
minta dibangunkan sahur.
 
Lantas bagaimana dengan orang-orang disana?
Bukankah ribuan anak-anaknya justru terkubur?
Tertimpa rumah dan gedung yang hancur.
 
Ayah Bundanya tak bisa membangunkan..
Umi Abinya tak bisa memberi pelukan..
 
Bahkan, tak bisa lagi mengusap kepala seperti biasa,
berupaya saling menguatkan dan menjaga.
Mereka hanya bisa menangis dan menjerit jeri.
Menghujani bumi dengan lelehan air mata di pipi.
 
Sekujur langkah terkulai.. 
Sepuluh jemari gemetar.. 
Terus mengais puing demi menemukan sang buah hati.
 
Sosok tubuh mungil berkecamuk dengan memori..
Kepala menggeleng berkali-kali..
berharap peristiwa mengenaskan ini, 
tak lebih dari sekedar mimpi.

17/03/2024

Ramadhan 2024M

 

Wangi Ramadhan sudah semerbak, manisnya iman pun kian menyeruak.
Segumpal kalbu menjadi sejuk seperti salju,
lembut menghias ulu, manis mengikis pilu.
Namun tatkala beranjak ke kelopak mata..
tetiba saja meleleh menanggung rindu.
 
Rindu pada Allah Sang Maha Pencipta..
 
Dan rindu pada Muhammad Sang Baginda tercinta..
 
Maka sungguh beruntung kita yang dianugerahi sehat di bulan mulia.
Yang lambungnya tak menggerutu gegara puasa.
Atau yang ketika sujud, nyeri menusuk tak gencar menjalari kepala.
 
Sungguh..
Sungguh beruntung kita yang masih bisa makan sahur dan berbuka.
Tak seperti saudara seiman kita di palestina.
 
Yang mesti menunggu-nunggu bantuan dulu.
Yang mesti rumahnya dihancur leburkan dulu.
Yang mesti darah dan nyawanya dipertaruhkan dahulu.
Dibawah bombardir kaum terlaknat yang hobi memicu seteru.
 
Ramadhan sungguh bulan yang mulia.
Sedang Palestina, sungguh tanahnya para anbiya.
 
Insya Allah dengan sungguh yang sama,
kita langitkan do'a beserta upaya,
 
semoga Palestina merdeka segera.
 
Aamiin.
 

 

27/02/2024

Baik-baik saja

Wahai kaca di pelupuk mata, 

apa gerangan kabarmu sekarang?

Masihkah embun dan hujan membuatmu berlinang?
 
Atau masihkah harap dan bayang memburamkan pandang?
 
 
Kala rutin melukis remang pada awan yang tertumpah.
Saat membias mendung pada senja yang tercurah.
 
Katakan..
Katakanlah..
 
Bukankah pada langit yang kelabu, 
rasamu justru lebam membiru?
Apalagi pada sosok di masa lalu, 
hatimu kerap dingin dan membeku.
 
Tetapi biarlah..
 
Karena ajaibnya, setelah semua itu berlalu,
waktu selalu berkata bahwa,
 
kau akan baik-baik saja.