Kelas anak-anak IQAS kemarin sore. Menenangkan rasanya, melihat masjid ramai lagi.
Ada Hoca, yang tatkala berjumpa.. langsung aktif bercerita.
Tentang sekian lembar tugas menulisnya,
tentang kegiatan selama liburannya,
serta tentang buku-buku komik yang sudah dia baca.
Ada juga Chayra dan Arumi.
Mereka yang biasa menyengaja datang pertama kali,
membereskan semua meja,
kemudian memilih tempat strategisnya sendiri.
Kalau Agnia, dia seorang feeling yang paling bisa dipercaya.
Anak rajin yang pandai menjaga rahasia.
Tipe yang ketika sekali berbicara, semua orang kan mendengarkan dengan seksama.
Sedangkan Quinta, dia yang setiap pulang, dijemput oleh ayahnya.
Rumahnya memang tak disini. Butuh perjuangan lebih untuk datang kemari.
Mungkin ini sebabnya Zhira merajuk,
membujuk-bujuk ingin dijemput.
Aneh, padahal rumahnya kan dekat. Hanya berjarak sekian langkah.
"Please atuh Abi.. Please..!" kata Zhira, sembari memasang wajah memelas.

No comments:
Post a Comment