02/04/2025

Zahdan dan Azhad

Satu.. dua.. Tidak! 
Sudah Tiga tahun lebih aku menunggu momen spesial ini. 
Berusaha mempertemukan Zahdan dengan Azhad, 
anak-anak dari dua orang sahabat dekat, Dwi dan Whindy.
 
Sungguh tak pernah disangka, 
ternyata kami telah menamai mereka dengan nama yang serupa. 
Seolah takdir hendak mengikat kembali, 
melanjutkan persahabatan ke beda generasi.
 
Ya, Zahdan dan Azhad. 
Yang satu penyuka pengetahuan, 
satu lagi penghafal kitab Al Qur'an. 
Dua anak yang harap pada namanya selalu tersemat.
 
Jadilah orang yang Zuhud, anak-anak. 
 

 

Buku baru

Alhamdulillah, buku yang ditunggu-tunggu akhirnya datang bertamu. 
Antologi yang kelasnya pernah Zahdan ikuti, beberapa bulan yang lalu.
 
Zahdan sendiri yang mencari referensi dari buku-buku ensiklopedi. 
Lalu berupaya menuangkan buah pikirannya kedalam kata dan untaian cerita.
 
Butuh waktu, memang. 
Mengingat Zahdan bukanlah pengguna otak kanan. 
Namun sepertinya, anak yang suka nimbrung ini tetap berusaha keras berimajinasi, 
berkutat berkali-kali. Diberi masukan belasan kali.
 
Anyway, Good job, Zahdan!
Mabruk..!
 
Bukunya boleh langsung kau pajang di pojok karya.

PesRam 2025

Spanduk pesram sudah dibentangkan. 
Beberapa anak yang melihat, tiba-tiba saja berteriak riang.
 
"Asyiik.. Pesram lagi!"
 
"PesRam..! PesRam..! Yeiyy"
 
Ah, andai kita seriang itu kala menyambut Ramadhan. 
Bukan malah menggerutu karena merasa kebebasannya akan terkekang.
 
Seharusnya kita juga menyambut riang.. 
Karena janji ampunan, 
sungguh berlimpah ruah di bulan Ramadhan.
 
Belum lagi pahala yang pasti dilipatgandakan. 
Setitik saja kebaikan, Insya Allah kan jadi seribu, 
jadi sejuta, bahkan sampai tak terhingga.
 
Membuat kita kelak terperangah dengan gembira.
 
"Asyiik.. Pahala lagi! Yeiyy"
 
"Yaa Allah.. Balasan pahala dari-Mu sebanyak ini?"